Palu – Dosen Program Studi Geografi, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc., berpartisipasi sebagai pemakalah dalam The 4th Annual Meeting of the Laboratoire Mixte International – Subductions Indonésiennes et Risques (LMI-SIR 4) yang diselenggarakan di Universitas Tadulako, Palu, pada 31 Oktober 2025. Pertemuan ilmiah tahunan ini merupakan bagian dari kerja sama riset Indonesia–Prancis dalam kerangka LMI-SIR yang berfokus pada pengembangan penelitian geosains, kebencanaan, dan mitigasi risiko. Kegiatan ini mempertemukan para peneliti dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia maupun Prancis untuk berbagi hasil penelitian terkini serta memperkuat jejaring kolaborasi internasional.
Pada kesempatan tersebut, I Gede Putu Eka Suryana mempresentasikan penelitian berjudul “Preliminary Study: The Birth of Nagaloka”. Penelitian ini mengkaji asal-usul Gua Nagaloka di Bali melalui pendekatan geomorfologi, vulkanologi, dan speleologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gua Nagaloka bukan merupakan kawah vulkanik, melainkan lava tube vertikal yang terbentuk akibat aktivitas erupsi efusif pada masa lalu. Temuan tersebut memberikan perspektif baru terhadap evolusi bentang alam vulkanik di Bali sekaligus menjadi dasar ilmiah dalam upaya pelestarian warisan geologi.


Penelitian yang dipresentasikan merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Geografi Universitas Pendidikan Ganesha dengan Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia (HIKESPI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), serta Université Paris 1 Panthéon-Sorbonne, Prancis. Kolaborasi ini mengintegrasikan keahlian di bidang speleologi, geologi, geomorfologi, dan kebencanaan sehingga menghasilkan interpretasi ilmiah yang lebih komprehensif mengenai proses pembentukan Gua Nagaloka. Keterlibatan mitra internasional juga memperkuat jejaring penelitian Undiksha dalam pengembangan ilmu kebumian dan mitigasi bencana.
Presentasi tersebut memperoleh perhatian dari para peserta karena menghadirkan pendekatan multidisiplin yang memadukan bukti geomorfologi dengan kajian speleologi dan vulkanologi. Diskusi yang berlangsung setelah sesi presentasi membuka peluang kerja sama penelitian lanjutan, khususnya terkait eksplorasi gua vulkanik, evolusi bentang alam, serta konservasi warisan geologi di Indonesia.
Keikutsertaan I Gede Putu Eka Suryana dalam LMI-SIR 4 menunjukkan komitmen Program Studi Geografi Universitas Pendidikan Ganesha untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi internasional, serta mendorong publikasi ilmiah bereputasi. Melalui forum ini, hasil-hasil penelitian dosen Undiksha semakin dikenal di tingkat internasional dan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu geografi, geologi, serta mitigasi bencana berbasis riset.





