Dalam rangka memperkuat kompetensi akademik dan keterampilan lapangan mahasiswa, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bagi mahasiswa semester IV pada 18–22 Mei 2026 di Kabupaten Badung, Bali.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi, Dr. A Sediyo Adi Nugraha, S.Si., M.Sc., bersama seluruh staf dosen Program Studi Pendidikan Geografi. Kehadiran dosen selama kegiatan lapangan bertujuan memberikan arahan akademik, pendampingan teknis, serta penguatan substansi keilmuan geografi agar mahasiswa mampu menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata yang ditemui di lapangan.
KKL merupakan salah satu mata kuliah berbasis praktik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi, mengamati, menganalisis, dan menginterpretasikan berbagai fenomena geografi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mengembangkan kemampuan penelitian lapangan yang menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi calon guru geografi dan peneliti geografi.
Selama pelaksanaan KKL, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan tema kajian yang beragam sesuai cabang keilmuan geografi. Topik yang dikaji meliputi geografi fisik, geografi sosial, geografi kewilayahan, geografi pariwisata, dan geografi teknik. Pembagian tema tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa dalam mendalami berbagai pendekatan dan metode penelitian geografi secara lebih komprehensif.
Kabupaten Badung dipilih sebagai lokasi KKL karena memiliki karakteristik geografis yang sangat dinamis serta menghadapi berbagai tantangan pembangunan wilayah. Salah satu isu utama yang menjadi fokus kajian mahasiswa adalah laju pertumbuhan wilayah dan perubahan penggunaan lahan (alih fungsi lahan) yang terjadi di sejumlah kecamatan. Perkembangan sektor pariwisata, pertumbuhan permukiman, pembangunan infrastruktur, serta perubahan pola aktivitas masyarakat menjadi fenomena yang menarik untuk dikaji dari perspektif geografi.
Selain melakukan observasi lapangan, mahasiswa juga melaksanakan pengumpulan data primer melalui wawancara, dokumentasi, pemetaan lapangan, dan pengamatan langsung terhadap berbagai objek kajian. Hasil kegiatan ini nantinya akan dianalisis dan disusun dalam bentuk laporan ilmiah sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis penelitian.
Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi menyampaikan bahwa KKL merupakan sarana penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis, analitis, dan spasial mahasiswa. Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa diharapkan mampu memahami kompleksitas permasalahan wilayah secara lebih mendalam serta mengembangkan solusi berbasis keilmuan geografi.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan Program Studi Pendidikan Geografi Undiksha kepada masyarakat luas. Selama ini, lulusan Pendidikan Geografi sering kali diidentikkan sebagai calon guru. Namun demikian, melalui berbagai kegiatan akademik dan penelitian lapangan seperti KKL, Program Studi Pendidikan Geografi juga berupaya menunjukkan bahwa lulusannya memiliki kompetensi sebagai peneliti, analis wilayah, praktisi pemetaan, serta tenaga profesional yang mampu berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan.
Melalui pelaksanaan KKL Tahun 2026 ini, Program Studi Pendidikan Geografi Undiksha berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, memperkuat kemampuan penelitian lapangan, serta meningkatkan pemahaman terhadap berbagai dinamika keruangan yang terjadi di masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan wilayah









