Singaraja – Dalam rangka menyongsong tahun 2026 serta meningkatkan kualitas akademik dan pengembangan kelembagaan, Program Studi Pendidikan Geografi melaksanakan rapat awal tahun pada Senin (05/01/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi, Dr. A Sediyo Adi Nugraha, S.Si., M.Sc., dan dihadiri oleh seluruh staf dosen Program Studi Pendidikan Geografi.
Rapat awal tahun ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan merumuskan arah pengembangan Program Studi Pendidikan Geografi sebagai wadah akademik bagi mahasiswa calon pendidik geografi. Dua agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut meliputi penyusunan Roadmap Penelitian Pendidikan Geografi serta perencanaan pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Pendidikan Geografi.
Pada agenda pertama, Koordinator Program Studi menyampaikan pentingnya penyusunan Roadmap Penelitian Pendidikan Geografi yang selaras dengan bidang keilmuan dan minat penelitian dosen. Roadmap penelitian tersebut tetap berfokus pada bidang pendidikan, namun dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan cabang-cabang keilmuan geografi, meliputi geografi fisik, geografi sosial, geografi teknik, dan geografi regional. Penyusunan roadmap ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pembagian bidang keilmuan dosen sekaligus dasar pembentukan kelompok keilmuan sesuai kompetensi masing-masing dosen.
Lebih lanjut disampaikan bahwa roadmap penelitian ini ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2026, mengingat perannya yang sangat strategis sebagai landasan dalam pengajuan penelitian yang bersumber dari DIPA Undiksha serta skema penelitian lainnya. Dengan adanya roadmap yang jelas, diharapkan produktivitas dan kualitas penelitian dosen di Program Studi Pendidikan Geografi dapat semakin meningkat dan terarah.
Agenda kedua rapat membahas rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Pendidikan Geografi yang akan dilaksanakan di Provinsi Bali, dengan lokasi utama di Kabupaten Badung. Dalam pelaksanaannya, KKL akan menekankan kajian kegeografian yang terbagi ke dalam dua tema utama, yaitu tema bentanglahan dan tema tematik.
Pada tema bentanglahan, mahasiswa akan diarahkan untuk melakukan pengamatan, identifikasi, dan kajian langsung terhadap kenampakan bentanglahan yang terdapat di lapangan. Sementara itu, pada tema tematik, mahasiswa akan dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan judul kajian yang beragam sesuai bidang keilmuan geografi, sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik sebagai calon guru, tetapi juga memiliki penguasaan keilmuan geografi yang utuh dan komprehensif.
Melalui rapat awal tahun ini, Program Studi Pendidikan Geografi menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berkembang secara berkelanjutan, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun kegiatan kemahasiswaan. Diharapkan seluruh agenda yang telah direncanakan dapat diimplementasikan secara optimal sepanjang tahun 2026 demi mendukung visi Program Studi Pendidikan Geografi sebagai program studi unggul dalam mencetak pendidik geografi yang profesional dan berdaya saing.








