Singaraja – Pada hari Rabu (28/01/2026), Program Studi Pendidikan Geografi secara resmi melaksanakan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng dalam kegiatan Penyusunan Dokumen Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD). Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai bentuk kesepakatan dan komitmen bersama dalam mendukung penyusunan dokumen lingkungan strategis daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tim dosen Program Studi Pendidikan Geografi yang terdiri atas Dr. A. Sediyo Adi Nugraha, S.Si., M.Sc., Dr. I Putu Ananda Citra, S.Pd., M.Sc., Wayan Damar Windu Kurniawan, S.Si., M.Sc., I Gede Putu Eka Suryana, S.Pd., M.Sc., serta Dr. I Wayan Putra Yasa, S.Pd., M.Pd., dari Prodi. Sejarah sebagai anggota dengan penekunan di bidang sosial-budaya. Kehadiran tim dosen ini menegaskan peran aktif Program Studi Pendidikan Geografi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data dan kajian keilmuan geografi dan lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng menyampaikan berbagai ketentuan teknis terkait penyusunan dokumen SLHD, termasuk linimasa pengerjaan, ruang lingkup kajian, serta standar dan indikator yang harus dipenuhi selama proses penyusunan. Kegiatan penyusunan dokumen SLHD ini direncanakan akan berlangsung selama periode Januari hingga April 2026.
Tim penyusun dari Program Studi Pendidikan Geografi menyatakan kesiapannya untuk mengikuti dan menyesuaikan seluruh tahapan sesuai dengan time line yang telah ditetapkan oleh DLH Kabupaten Buleleng. Diharapkan melalui kerja sama ini, proses penyusunan SLHD dapat berjalan secara sistematis, berbasis data yang valid, serta menghasilkan dokumen yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) merupakan dokumen penting yang disusun secara periodik oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk menggambarkan kondisi lingkungan hidup daerah secara komprehensif, meliputi aspek fisik, sosial, dan tekanan lingkungan. Sebelumnya, dokumen ini dikenal dengan istilah IKPLHD (Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Daerah), yang memiliki tujuan serupa namun mengalami penguatan substansi dan pendekatan agar selaras dengan kebijakan dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Melalui kerja sama ini, Program Studi Pendidikan Geografi tidak hanya berperan dalam pengembangan keilmuan dan akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan keahlian dosen di bidang geografi, lingkungan, dan penginderaan jauh untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.











